BPJS  KETENAGAKERJAAN AJAK  BUMN  GARAP  INFRASTRUKTUR

Jakarta, 29 April 2016, Setelah resmi dideklarasikan oleh para Direksi perusahaan BUMN pada 7 Pebruari 2012, pertemuan BUMN Marketeer Club (BMC) yang ke 44 kembali digelar. Pada kesempatan kali ini, BPJS Ketenagakerjaan berkesempatan menjadi tuan rumah pertemuan para petinggi perusahaan BUMN tersebut.

BMC merupakan wadah untuk mengkomunikasikan inovasi yang dimiliki dalam bidang pemasaran dengan mengundang perusahaan -perusahaan BUMN tingkat nasional dan daerah. Melalui forum tersebut diharapkan para petinggi BUMN dapat memperoleh inspirasi untuk meningkatkan strategi pemasaran perusahaan.

BPJS Ketenagakerjaan didaulat sebagai tuan rumah kegiatan tersebut dalam rangka menjalin hubungan Top Management perusahan BUMN, dimana perusaahan yang mereka pimpin juga merupakan peserta dari PBJS Ketenagakerjaan.

Kegiatan tersebut juga menjadi ajang perkenalan jajaran Direksi BPJS Ketenagakerjaan yang baru dilantik akhir Februari 2016 yang lalu. Agus Susanto, Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, mengatakan bahwa pertemuan antar perusahaan BUMN ini merupakan kegiatan yang sangat baik untuk bertukar pikiran demi kemajuan bersama.

“Saya dan jajaran Direksi yang baru akan bekerja maksimal untuk melindungi seluruh pekerja, termasuk karyawan BUMN, dimana mereka harus sudah terdaftar sebagai peserta dalam 4 program kami, yaitu Jaminan Hari Tua, Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Kematian dan Jaminan Pensiun”, ungkap Agus Susanto.

Forum yang di selenggarakan di Ruang Serba Guna Menara Jamsostek hari Jumat, tanggal 24 April 2016 ini juga dihadiri oleh Direktur Investasi BPJS Ketenagakerjaan, Krishna Syarif, yang memberikan pemaparan  terkait investasi BPJS Ketenagakerjaan.

Membangun Bangsa Menyejahterakan Pekerja IndonesiaPaparan tersebut diberi tema “Peran BPJS TK dalam Pembiayaan Infrastruktur Pemerintah”. Krishna Syarif menyampaikan bahwa salah satu strategi BPJS Ketenagakerjaan dalam hal pengelolaan dana adalah dengan meningkatkan Exposure Investasi pada sektor riil, seperti properti dan infrastruktur. Selain merupakan alternatif bentuk pengelolaan dana investasi, hal ini juga untuk mendukung program prioritas pemerintah yaitu program satu  juta rumah dan pembangunan infrastruktur. Rencananya investasi ini dilakukan melalui kerjasama dengan perbankan, BUMN dan developer.

“Target kami rencana tersebut dapat terealisasi tahun ini, untuk itu kami mengundang BUMN dan perbangkan serta developer agar berpartisipasi dalam program ini. Tentunya yang memenuhi kriteria yang ditetapkan “, jelas Krishna Syarif.

Pelaksanaan BUMN Marketeers Club ke 44 oleh BPJS Ketenagakerjaan ini diharapkan dapat mempererat hubungan baik dan memperluas jaringan antar perusahaan dalam mendukung implementasi program pemerintah. Selain itu juga dapat bersama-sama membantu mendapatkan jaminan sosial yang baik bagi kesejahteraan para pekerja

 

SPECIAL PRICE AVAILABLE SPACE